Kebiasaan yang Dirindukan dari Makna Kemerdekaan

 



Penulis: Ashilah Sugiarto

Penyunting: Nurramadhina Assyifa Daradjat


    Setiap pagi di tanggal 17 Agustus, TV di rumahku sudah menyala untuk menjadi saksi upacara kemerdekaan yang sederhana bagiku. Menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” sambil berdiri di depan TV menjadi salah satu caraku untuk mengisi hari kemerdekaan di setiap tahunnya. Tak lupa, aku selalu memakai baju batik biar semakin “Indonesia”. Kalau gak baju, ya pakai kain batik. 

    Biasanya, warga—yang mau dan yang kepaksa—di lingkungan rumahku mengisi hari kemerdekaan dengan perayaan lomba seadanya. Iya, seadanya aja. Tahun lalu, lomba yang diadakan adalah menangkap ikan di kolam dengan menerapkan social distancing. Alhasil, ikan yang didapat oleh timku jumlahnya sedikit soalnya ikannya jaga jarak, sih.  

    Tahun ini, Indonesia merayakan kemerdekaan yang ke-77 tahun. Untuk mengingat sudah berapa tahun Indonesia merdeka, aku hanya perlu mengurangi tiga tahun dari umur kakekku. Gimana, ya, rasanya jadi orang yang lebih tua daripada umur negaranya sendiri? Kalau aku, sih, gak tahu. Tapi, yang aku tahu, mau tua atau muda; harus merdeka! 

 

Posting Komentar

0 Komentar